Genus Vappodes M.A.Clem. & D.L.Jones (3): vs Durabaculum
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pada kemudian tahun, 2021, ada beberapa spesies Vappodes yang dimasukkan ke dalam genus
revisi Durabaculum (bisa dibaca
pada artikel yang telah lalu). Dilakukan oleh Mark, tanpa David. Perevisian ini tentu
membuat kita kebingungan karena karakter genus Vappodes dan genus Durabaculum sangat jauh berbeda. Apalagi dipandang dengan mata telanjang, bunga keduanya tampak sangat berbeda. Orang awam pun pasti akan bilang 'g ada kesamaan dalam hal
apapun antara bunga Vappodes dan Durabaculum.' Tetapi itulah yang dilakukan
oleh Mark dengan tetap keukeuh memasukkan ketiga spesies di bawah ini.
- Durabaculum phalaenopsis (Fitzg.) M.A.Clem. (synonym of: Dendrobium bigibbum var. superbum Rchb.f.), Guide Native Orchids Australia: 675 (2021). Kew menyertakan keterangan ‘no full and direct reference to basionym’.
- Durabaculum bigibbum (Lindl.) M.A.Clem. (synonym of: Dendrobium bigibbum Lindl.), Guide Native Orchids Australia: 674 (2021). Kew menyertakan keterangan ‘no full and direct reference to basionym’.
Terhadap 3 spesies tersebut, Kew memberikan catatan/keterangan!
Memang bagi yag belum membaca artikel sebelumnya tentang genus Durabaculum, ya mungkin biasa aja kali ya membaca part ini.
Nah yang belum ngeh, dengan adanya publikasi baru ini, itu artinya Mark tidak mengakui atau bisa dikatakan memberikan ide baru menggolongkan (genus) anggrek berdasarkan morfologi pseudobulb, bukan berdasarkan kesamaan karakter labellum yang selama ini dilakukan mayoritas para ahli takso. Kalau pemikiran ini lolos, maka tatanan taksonomi anggrek selama ini yang sudah mapan akan porak-poranda. Mungkin jajaran para ahli dalam Kew Group menyadari hal ini. Karena itu mereka pun memberikan catatan seperti di atas, atau melabeli genus-genus buatan Mark (& Jones) sebagai ‘synonym’ bukan ‘synonym of’. Itu artinya genus-genus ini tidak dipakai!
Yang juga membuat ruwet adalah silangan apapun, baik buatan maupun alami (natural) antara 3 spesies Vappodes x Durabaculum (seksi Spatulata)’, maka sudah bukan hibrid intergenerik lagi, atau x Vappaculum, tetapi dianggap sebagai silangan intragenus (infragenus) Durabaculum saja.
Pada sisi yang lain dengan memasukkan 3 spesies di atas, berarti Mark menganulir genus yang didirikannya sendiri, Vappodes. Padahal kalau kita bedah arti dari Vappodes (Yunani) yaitu vappo, yang artinya rama-rama atau kupu-kupu dan odes, yang artinya kemiripan. Mengacu pada bunga besar yang menyerupai ngengat atau kupu-kupu. Cocok dengan karakter bunga genus ini. Tetapi Mark rupanya berubah pikiran.
Kalau begitu tergantung khalayak anggrekers ya, mau menerima ide/pendapat Mark atau tidak.
Komentar
Posting Komentar