Cattleya intermedia Rasa Hibrid

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kalau saya paham tentang Cattleya dan Alliance-nya, saya rasa saya tak akan percaya melihat dan mengamati foto-foto yang ada di bawah ini.

Betapa tidak?

Bayangkan satu nama spesies punya banyak varian yang mana antar varian sangat jauh berbeda bentuk bunga maupun warnanya. Sangat membingungkan dan membuat kita bertanya-tanya benarkah mereka ini satu spesies yang sama?

Mengapa bisa begitu?

Karena saya tidak paham tentang Cattleya dan Alliance-nya, saya hanya bisa menjawab bahwa saya tidak tahu.

Meski tidak tahu, bukan berarti saya tidak boleh menduga-duga bukan?

Begini jawaban saya:

  • Efek revisi dan reklasifikasi. Meski di atas kertas atau de-jure, tetapi pengaruhnya terhadap ril atau de-facto sangatlah besar.
Dulu Cattleya dan Laelia dipisahkan berdasarkan morfologi plant, tetapi sekarang berdasarkan daerah habitatnya. Cattleya sebagai nama dari anggrek yang berada di Brazil. Di luar itu disebut Laelia. Kedua genus ini sangat mirip dan susah dibedakan. Dari sini, mungkin yang dulu disebu Laelia karena berada di Brazil maka dimasukkan/direvisi ke dalam genus Cattleya. Begitu pula sebaliknya. Jadinya pengetahuan para penggemar anggrek atau breeder saling tumpang tindih. Laelia dikiranya Cattleya, begitu pula sebaliknya. Jadinya saat dilakukan penyerbukan buatan, varian yang keluar sangat beragam. Mungkin begitu kali ya?
  • Efek perkembangan teknologi rekayasa pada anggrek, baik secara rekayasa genetika maupun kimiawi dan lain-lain. Efeknya form-form atau varian-varian dalam satu spesies kian banyak.
  • Efek kecorobohan. Dalam melakukan polinasi/penyerbukan buatan, pengetahuan breeder atas anggrek sesuai dengan yang diterima atau yang ada dalam kepalanya. Mungkin saja anggrek ID yang dipolinasi berbeda, tetapi dia menganggapnya sebagai Cattleya intermedia karena plantnya serupa dengan Cattleya intermedia.
  • Efek kecurangan. Sudah g heran lagi deh. Kita g tahu apakah yang dilepas oleh pekebun itu benar-benar Cattleya intermedia asli (spesies) ataukah sudah hibrid tetapi mempunyai kesamaan dengan Cattleya intermedia.
  • Efek salah pengidentifikasian. Misalnya sebenarnya merupakan silangan alam (natural hybrid) tetapi tetap dianggap sebagai spesies (Cattleya intermedia) dan kemudian diperbanyak.

Ada yang punya dugaan/jawaban lainnya?

Mangga komennya ya, tx u!

 

Maaf sumber gambar lupa link-nya
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya