Kawasan Ekologi Malesia (4): Indonesia, Malesia, & Pembagian Zonanya
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pada kawasan Malesia ini, Indonesia merupakan wilayah terbesar, membentang mulai Aceh hingga Merauke (perbatasan dengan New Guinea), yang dibagi menjadi 3 zona yang lebih kecil, yaitu:| foto: Wikipedia |
Western Malesia (Sundaland/Daratan Sunda)
Terdiri atas Sumatra, Jawa, Bali, dan Borneo yang sama-sama berada dalam lingkup area garis Wallace, (Alfred Russel Wallace).
Central Malesia (Wallacea)
Adalah gugusan pulau yang berada di antara Sundaland dengan New Guinea (Papua) yang meliputi Pulau Sulawesi, Nusa Tenggara (Kepulauan Sunda Kecil), dan negara the Philippines.
Maluku (Moluccas)
Sekarang menjadi nama suatu daerah distribusi mandiri. Dulu merupakan bagian dari Sulawesi, tetapi sudah direvisi menjadi bagian tersendiri. Apalagi kekayaan flora-fauna lebih cenderung mempunyai kesamaan dengan type Australasia.
Meski berdiri sendiri secara administratif, tetapi beberapa bagian wilayahnya tidak berkaitan dengan nama Maluku karena dari sisi zona ekologi terbawah oleh provinsi lainnya seperti Tanimbar Islands yang berada di kawasan Lesser Sunda Islands (Nusa Tenggara) dan Kepulauan Aru yang berada dalam kawasan Papua.
Eastern Malesia, Papua, dan Papuasia
Nah bagian ini termasuk membingungkan bila kita tidak mencermati apa yang menjadi bahasannya (konteksnya) karena terdapat perbedaan sebutan, pembagian wilayah dan sebagainya.
Eastern Malesia mencakup Kepulauan Maluku, West Papua (Indonesia), (Papua) New Guinea, the Bismarck Archipelago, dan Kepulauan Aru.
Papua
Pulau Papua dalam konteks geografis disebut New Guinea. Bagian Indonesia dulu disebut Irian Jaya, sekarang nama resminya Papua. Dunia internasional lebih suka memakai nama West Papua.
Sedangkan Kew menetapkan dua nama terhadap pulau ini, West Papua dan New Guinea, yang apabila digabung menjadi Papua. Apabila Kew (dan link lainnya) ‘hanya’ menyebutkan Papua, itu artinya menunjuk keseluruhan wilayah dua negara. Bila yang dikatakan adalah New Guinea, itu berarti West Papua tidak termasuk. Artinya anggrek yang berada di New Guinea tidak ada atau tidak ditemukan di West Papua. Begitu juga sebaliknya.
Papuasia
Papua terus mengalami revisi dan perubahan. Sekarang terbagi menjadi beberapa wilayah, yakni:
- West Papua, termasuk Kepulauan Aru (meski secara administratif berada di bawah provinsi Maluku)
- New Guinea dan the Bismarck Archipelago, serta beberapa kepulauan/negara kecil di sekitarnya dipisahkan dari Malesia dan dikelompokkan tersendiri sebagai Papuasia, termasuk Kepulauan Solomon yang sebelumnya berada di wilayah Pasifik.
‘Perpecahan’ ini sebenarnya termasuk blunder juga karena kita tahu tipe flora-fauna di West Papua sama dengan New Guinea. Tetapi ya begitulah para ahli membagi-baginya dan memecah wilayah yang lebih luas walaupun memiliki kesamaan tipe flona menjadi wilayah yang lebih sempit. Memang bisa dipahami sih ya karena secara administratif New Guinea adalah sebuah negara yang tentu saja mempunyai idealisme ingin terpisah dengan wilayah negara lainnya. Terhadap ini berarti kita mikirnya kalau Eastern Malesia terdiri dari West Papua dan Papuasia, atau terdiri atas West Papua (Indonesia), New Guinea, the Bismarck Archipelago, dan Kepulauan Aru. Dah gitu aja, selama g diberikan keterangan yang lebih detail.
Bicara tentang Papua dan Papuasia ini biasanya juga tidak bisa terlepas dari bahasan kawasan floristik Australasia.
Yeah, terhadap ‘kekacauan-kekacuan’ seperti ini kita cukup fleksibel saja karena kita sudah paham betul akan perbedaan masing-masing antara nama-nama daerah, kawasan, provinsi dan lain-lain di atas. Kalau tidak disebut Papuasia misalnya, ya berarti New Guinea dan negara/wilayah sekitarnya disebut sebagai kawasan dari Malesia. Artinya bila tidak disebutkan secara detail, berarti itu mencakup wilayah/istilah yang lebih luas/umum.
Barakallah!!!!
Komentar
Posting Komentar