Mas Dedek dan Karya Mutasinya (1): (Gen) Mutasi Bisa Diwariskan?

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hmm belum juga belajar lebih lagi tentang anggrek-anggrek mutasi dan selukbeluknya, kali ini saya dikejutkan hadirnya karya dari sang maestro hibrid saat ini, Dedek Setia S.

Yeah kalau hanya disebut anggrek mutasi saja, kedengarannya ya biasa saja. Itu juga g akan membuat saya kaget. Tetapi mutasi karya mas Dedek ini berasal dari induk yang mutasi juga. Nah. Lho!

Padahal sejauh yang saya ingat dari yang saya baca, baik artikel atau kata-kata para breeder yang telah lama berkecimpung di dunia hibrid di akun Fb mereka, mutasi sulit diperoleh melalui proses generatif, yakni penyerbukan atau bertemunya sel jantan dengan betina. Bahkan katanya anggrek mutasi yang dikloning pun hasilnya juga rendah banget prosentasenya, bahkan nyaris 0%. Perbanyakan biasanya memakai proses vegetatif split (pisah rumpun) supaya hasilnya sama dengan induknya.

Kalau pun ada anggrek mutasi yang muncul saat kuljar, biasanya induknya bukan mutasi, tetapi membawa sifat mutasi. Misalnya seperti Dendrobium Emma White atau Dendrobium Ekapol yang banyak memunculkan hibrid-hibrid mutasi.

Tetapi karya mas Dedek ini mendobrak limit itu, karena Dendrobium King Dragon sebagai induk jantan adalah anggrek mutasi, entah yang ori atau sekedar klaim.

Why ya bisa begitu?

Kalau sebab pastinya ya g tahu kok tanya saya hehe

Tetapi bolehlah kita duga-duga ya.

Pertama, semakin berkembangnya ilmu dan teknologi dalam perbreedingan sehingga ditemukan trik-trik atau cara-cara baru. Rasanya ini yang masuk akal. Artinya Mas Dedek telah menemukan formula (cara) baru, sehingga bisa dihasilkan anggrek mutasi dari indukan mutasi.

Kedua, memakai zat-zat kimia tertentu pada media kultur yang dapat merangsang timbulnya anggrek mutasi dengan prosentase keberhasilan atau kemunculan yang lebih tinggi. Kalau iya memakai cara kimia ini, pertanyaan yang muncul ‘apakah prosentase munculnya anggrek mutasi lebih tinggi dari indukan mutasi dibandingkan yang bukan mutasi?’

Ketiga, ? G tahu, g ada ide lagi hehe

 

foto: DD Orchid Nursery
 

Sedikit Informasi Arsip Dendrobium Dewata Island

Originator: Dedek Setia Santoso 2024

Parents: Dendrobium Bintang Puspayoga × Dendrobium King Dragon

Grand Parents: (Dendrobium Baby Dionela x Dendrobium Wild Cherry) x (Dendrobium Ekapol x Dendrobium Polar Queen)

 

Species Ancestors

  • Dendrobium bigibbum var. superbum - 46.56%
  • Dendrobium schulleri - 11.82%
  • Dendrobium tokai - 8.67%
  • Dendrobium stratiotes - 8.20%
  • Dendrobium gouldii - 8.01%
  • Dendrobium discolor - 6.86%
  • Dendrobium bigibbum var. schroederianum - 6.64%
  • Dendrobium bigibbum - 1.66%
  • Dendrobium taurinum - 1.20%
  • Dendrobium aries - 0.39%


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya