Keistimewaan Dendrobium anosmum var. huttonii (Rchb.f.) Ames & Quisumb. - Pertama
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Banyak yang bilang Dendrobium anosmum var. huttonii (Rchb.f.) Ames & Quisumb., Philipp. J. Sci. 56: 454 (1935) tampilannya tuh istimewa dan mempesona. Memang berbeda ya bila dibandingkan dengan var/form lainnya.
Sekilas
kita lihat bunganya saja memang berbeda warna. Satu-satunya varian yang
berwarna putih, meskipun tidak solid. Masih ada semburan pinkish di tepala.
Meski mempunyai perbedaan karakter dan morfologi yang sangat mencolok, tetapi para ahli menganggapnya hanya Dendrobium anosmum, tanpa varian. Artinya varian huttonii sudah dihapus dari ‘peredaran’. Padahal admin setuju sih ya sebagai varian mandiri karena perbedaannya sangat jelas dan nyata.
Inginnya dibanding-bandingke dengan varian/form lainnya, tetapi karena belum ada yang berbunga, ya sudah kita bahas tentang Dendrobium anosmum var. huttonii aja dulu yang terbagi-bagi dalam beberapa parts supaya lebih mudah dipahami.
Saat menyusun artikelnya, rupanya banyak bahasan yang menarik lho tentang Dendrobium anosmum ‘huttonii’ ini.
Penasaran? Yuks lanjutttt!!!
Part 1: Revisi dan Reklasifikasi
Belum menemukan link lama yang bahas anggrek ini. Jadi, artikel ini kontennya banyak yang merupakan hasil menggali arsip yang ada di kepala hehe.
Ada yang dari link penggemar anggrek, sosmed, dan Yt semuanya dicurahkan pada artikel ini. Tentu diambil yang menarik aja.
Pernah menjadi varian mandiri, sekarang Dendrobium anosmum var. huttonii hanya dicatat sebagai sinonim saja. Jadi namanya ‘hanya’ Dendrobium anosmum. Tetapi di luar konteks taksonomi atau biologi/botani, kita tetap diperbolehkan menambahkan nama/kata varian atau lainnya yang bisa menjadi pembeda di antara Dendrobium anosmum sendiri supaya tidak gagal paham. Misalnya Dendrobium anosmum ‘huttonii Sulawesi’. Huttonii merujuk varian (dulunya) dan Sulawesi adalah asal plant.
Part 2: Morfologi
Salah satu alasan Dendrobium anosmum ‘huttonii’ sebenarnya layak sebagai varian, bahkan bisa naik level ke sub-spesies karena mempunyai perbedaan yang banyak dan jelas dengan varian lainnya ya faktor morfologinya ini yang berbeda dibanding var/form lain.
Apa saja itu?
- Daun
- Batang/bulb
- Diameternya kecil. Mungkin terkecil di antara semuanya. Juga g sepanjang varian lainnya (berdasar ril di kebun admin ya).
- Yang menarik sering sekali kita temukan corak bintik-bintik berwarna ungu. Memang tidak seramai dan sejelas Dendrobium aphyllum, tetapi corak seperti ini tidak ada pada varian lainnya yang bulbnya hijau polos.
- Sering muncul keiki pada bulbnya, terutama bagian yang mendekati pucuk bulb.
- Bunga
Tidak ada perbedaan dalam hal aroma wanginya. Salah satu yang
membedakan adalah pada warna tepala yang berwarna putih (kita tidak
membicarakan anggrek mutasinya (alba) ya tetapi wild form/type-nya). Satu-satunya
dalam spesies ini.
| perhatikan daun dan tampilan bulbnya |
Komentar
Posting Komentar