Keistimewaan Dendrobium anosmum var. huttonii (Rchb.f.) Ames & Quisumb. - Kedua

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Sambungan dari sheet sebelumnya, kali ini akan ditulis tentang perbedaan-perbedaan yang paling mencolok, serta kekacauan dalam penyebutan/penyematan tentang (nama) warna pada anggrek.


Part 3 : Karakter

Inilah pembeda utama yang dapat kita amati secara langsung yang ada pada Dendrobium anosmumhuttonii’ tetapi tidak dimiliki varian lainnya yaitu tidak termasuk anggrek nobile/deciduous, atau meluruhkan daunnya terlebih dahulu sebelum memasuki tahap berbunga.

Selain itu (simpulan sementara dan subyektif ya) Dendrobium anosmumhuttonii’ ini mudah sekali memunculkan keiki!

Untuk karakter lainnya seperti daya tahan (terhadap penyakit), adaptasi dan lain-lain sepertinya tidak ada yang istimewa. Atau sama dengan varian lainnya.

 

Part 4: Native to

Dendrobium anosmumhuttonii’ hanya ada di beberapa pulau saja.

  • Jawa
Termasuk new record karena dulunya belum pernah dinotis.
Admin awal tahu saat membaca salah satu blog di platform Kompasiana yang mana si penulis menjumpai Dendrobium anosmumhuttonii’ secara in-situ pada salah satu hutan di Jawa Tengah.
Laporan ini diperkuat juga oleh salah satu teman Fb yang mengatakan bahwa dulunya pernah mendapat Dendrobium anosmumhuttonii’ dari Jawa Tengah.
  • Sulawesi
Anggrek yang berada di kebun penulis ini menurut info dari teman barter berasal dari Sulawesi. Sulawesi memang disebut pertama kali sebagai daerah asal Dendrobium anosmumhuttonii’.
Bila menyebut Sulawesi biasanya juga akan membawa Maluku. Tetapi entahlah apakah admin belum menemukan info tentang Maluku ini.
  • Papua
Salah satu link penggemar anggrek dari Indonesia mengatakan bahwa Dendrobium anosmumhuttonii’ miliknya didapatkan dari Papua.

 

Part 5: Variasinya

  • Jawa
Diameter bunganya paling kecil di antara semua form Dendrobium anosmumhuttonii’.
  • Sulawesi
Lebih besar dibanding form Jawa, baik ukuran plant maupun bunganya.
  • Papua
Sepertinya sama sih ya dengan form Sulawesi.
  • Coerulea
Warna pada lidah lebih ungu kebiruan – coerulea. Membicarakan form ini sepertinya merujuk pada Dendrobium superbum var. huttonii.
  • Superbum
Daun lebih melengkung ujungnya dan lebih besar sedikit dengan ukuran plant dan bunga lebih besar. Apalagi Dendrobium superbum var. huttonii Rchb.f., Gard. Chron. 1869: 1206 (1869) ini tidak terdapat di Indonesia. Jadi perbedaannya jelas ya.

 

Part 6: Dunia Perdagangan

Meskipun secara taksonomi Dendrobium anosmum dianggap satu spesies saja, tetapi karena harga masing-masing varian tidak sama, maka dalam dunia perdagangan anggrek varian/form-nya tetap disertakan supaya tidak terjadi perbedaan persepsi anggrek Dendrobium anosmum manakah yang dimaksud. Dengan begitu pembicaran dan transaksi bisa berjalan lancar. Tentang ini syah-syah saja yang penting g tipu-tipu.

 

Part 7: Semi Alba?

Sering disebut semi alba. Nah itu keliru yaaa
Why?
1) Karena warna putihnya tidak solid, masih ada semburat pinkish pada tepala
2) Merupakan var/form yang mandiri (dulunya) artinya bukan hasil mutasi warna (kehilangan pigmen warna) dari Dendrobium anosmum (biasa)
3) Penyematan warna pada spesies acuannya pada warna lidah. Dan mengingatkan lagi: ‘huttonii’ bukanlah merupakan versi MUTASI WARNA Dendrobium anosmum (biasa).

 

Part 8: Similar Orchids

Hati-hati ya dengan hibrid yang mempunyai tampilan serupa yang sebenarnya merupakan silangan dari Dendrobium anosmum Lindl. dengan spesies lain yang kemudian ada tampilan keturunannya yang mirip dengan Dendrobium anosmum ‘huttonii’. Misalnya Dendrobium Nestor ‘semi-alba’.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya