A - Z tentang Phorophyte: Karakter Pohon Inang I

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Pembahasan Karakter Pohon Inang, terbagi dua sesi/sheet ya. Kali ini untuk sheet yang pertama meliputi tekstur, getah, tajuk, kulit pohon, zona/lokasi, diamete dan tinggi pohon induk semang. Yuk kita spill!

Tekstur

Tekstur kulit pohon memegang peranan penting, bahkan bisa dibilang utama karena kulit yang kasar, berongga, banyak retakan, atau celah sangat cocok untuk menahan, menangkap, atau memerangkap serasah, mikoriza, biji anggrek (supaya stabil g beterbangan ditiup angin), dan nutrisi dari udara, plus air. Bahan-bahan penting yang dibutuhkan anggrek untuk terus hidup.

Biji anggrek yang terperangkap pada kondisi kulit kayu seperti ini, memungkinkan terjadinya proses perkecambahan biji, serta memudahkan akar-akar anggrek menempel dengan kuat. Apalagi kelembaban juga akan terjaga karena air tidak cepat mengalir dan mengering. Berbeda dengan kondisi kulit pohon yang licin.

Karakter kulit pohon dibentuk salah satunya oleh jaringan gabus, sebuah lapisan kompleks yang terdiri dari sel-sel mati dan sel-sel hidup.

 

Getah

Pohon inang yang memiliki getah tidak disukai anggrek, meski tidak sepenuhnya, karena ada getah yang tetap ramah untuk anggrek. Misalnya Ficus variegata yang memiliki getah berwarna putih, tetapi menjadi salah satu pohon inang favorit. ‘Kelemahan’ ini tertutupi oleh kelebihan dari pohon ini, yakni berukuran besar, kanopi lebar, dan kondisi kulit batangnya lebih lembab. 

 


Berikut contoh beberapa pohon inang dengan tekstur kulit dan getah dari suatu link eksplorasi.

 

 

 

Tekstur Kulit

Getah

1

Alangium rotundifolium

Ki Careuh

Kasar

Tidak ada

2

Altingia excelsa

Rasamala

Medium

Tidak ada

3

Brassaiopsis glomerulata

Juluk-julukantu

Kasar

Tidak ada

4

Bridelia insulana

Ki Pahang

Kasar

Tidak ada

5

Castanopsis argentena

Saninten

Kasar

Tidak ada

6

Castanopsis javanica

Riung Anak

Kasar

Tidak ada

7

Castanopsis tungurrut

Ki Tungeureut

Kasar

Tidak ada

8

Cetlis timorensis

Ki Tamiang

Kasar

Tidak ada

9

Cyathea sp.

Paku Tiang

Kasar

Tidak ada

10

D. abnore

Kokopian

Kasar

Tidak ada

11

Elaeocarpus acronodia

Mendang

Kasar

Tidak ada

12

Elaeocarpus sp.

-

Kasar

Tidak ada

13

Elaeocarpus stipularis

Janitri Gede

Kasar

Tidak ada

14

Engelhardia spicata

Ki Hujan

Kasar

Tidak ada

15

Eurya acuminata

Ki Sapu

Kasar

Tidak ada

16

Ficus grewiifolia

-

Kasar

Tidak ada

17

Ficus variegata

Kondang

Kasar,

Medium

Putih

18

Lithocarpus sundaicus

Pasang

Kasar

Tidak ada

19

Macaranga rhizinoides

Mahang Perak

Kasar

Tidak ada

20

Neonauclea obtusa

Cangcaratan

Kasar

Tidak ada

21

Oreocnide rubescens

Ngangsi

Kasar

Tidak ada

22

Orophea hexandra

Sauheun

Kasar

Tidak ada

23

Prunus arborea

Ceri Kawoyang

Kasar

Tidak ada

24

Saurauia blumiana

Ki Leho

Kasar

Tidak ada

25

Schefflera aromatica

Jangkorang

Kasar

Tidak ada

26

Schima wallichii

Puspa

Kasar

Medium

Tidak ada

27

Sloanea sigun

Beleketebe

Kasar

Tidak ada

28

Syzigium rostratum

Ki Sereum

Kasar

Tidak ada

29

Syzigium sp.

Salam

Kasar

Tidak ada

30

Syzigium laxiflorum

Tiangpang

Kasar

Tidak ada

31

Trema orientalis

Kuray

Kasar

Tidak ada

32

Turpinia pomifera

Ki Bancet

Kasar

Tidak ada

33

Tree stump

Pohon mati

Kasar

Tidak ada

FYI:

Aslinya daftar tidak menampilkan nama genus dengan lengkap, atau hanya memakai singkatan saja. Apabila admin dalam mencari kepanjangannya ada kesalahan, dimohonkan ralatnya. Tx u!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya