Cymbidium macrorhizon Lindl. - Anggrek Hantu

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Ciri khas dari genus Cymbidium (Cym.), Swartz, Nova Acta Regiae Socymbidium Sci. Upsal., ser. 2, 6: 70 (1799), adalah bentuk lips/labellum-nya yang seperti sampan (kymbes, Yunani = sampan/dayung/perahu).  Cymbidium terestrial yang paling banyak dikultivar dan dihibridasi. Hasilnya adalah bunga-bunga spektakuler dengan berbagai corak serta warna yang sangat menakjubkan.

Genus yang termasuk istimewa karena punya members dengan 3 tipe habitat. Sebagian besarnya hidup secara epifit, disusul terestrial, dan sedikit di antaranya bersifat mycoheterotrop atau tergantung sepenuhnya pada jamur micoriza, atau biasa dikenal sebagai anggrek hantu. Salah satunya adalah:

foto: OrchidRoots
Cymbidium macrorhizon Lindl., Gen. Sp. Pl. Orchid. Pl. 162. 1833. Duthie, Ann. Roy. Bot. Gard. Calcutta, 134, pl. 114. 1906; R. R. Stewart, l.c. 67; J. Renz, Proceed. 8th World Orchid. Conf. Frankfurt 99, pl. 4.f.6.1976.

Spesies ini tidak terkenal bahkan tidak dikenal di Indonesia karena memang bukan daerah habitatnya.

Dan karena admin tidak memiliki plantnya, maka tidak ada review, tetapi hanya sekedar berbagi sedikit informasi dan upaya admin untuk mengingatkan diri sendiri bahwa ada spesies Cymbidium yang termasuk leafless terrestrial dan dikenal dengan nama internasional The Long Rhizome Cymbidium atau Large Root Cymbidium.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya