Dendrobium bigibbum Ada di Merauka? Hoax atau Fakta?
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Saat diberi tahu dan disertakan linknya, entah mengapa saya meragukan kalau Dendrobium bigibbum Lindl., Paxton's Fl. Gard. 3: 25 (1852) ada di Merauke. Saat membaca isinya, keraguan itu juga g hilang karena banyak informasi yang memang meragukan berada di sana. Tentu saja, saya pun juga g asal ragu ya, tetapi kemudian juga melakukan cek-ricek kembali ke link-link lain, walaupun sebenarnya juga ada rasa bosan karena sudah terlalu banyak membahas Dendrobium bigibbum hehe.
Kew
Kita flashback dulu ke pendapat Kew ya…
Berpuluh tahun lamanya anggrek ini berada dalam perdebatan, perbedaan pendapat dan kebingunan yang panjang antara de-facto (habitat dan tampilan plant) vs de-jure (kearsipan dalam taksonomi/botani).
Sekarang Kew mengakui sebagai anggrek ini sebagai spesies tunggal dengan 4 infraspesifics/varian. Pengakuan ini berarti berbeda dengan pendapat-pendapat sebelumnya yang mana keempatnya itu berdiri sendiri sebagai spesies.
Yeah, terserah yang mana kita ikuti yang penting antara sisi de-facto dan de-jure harus sesuai, tidak boleh keliru apalagi salah.
Sebaran Dendrobium bigibbum meliputi Lesser Sunda Islands (Tanimbar Islands), S. New Guinea to Queensland (N. & W. Cape York Peninsula). Sesuai daftar ini, maka West Papua (Indonesia) tidak dinotif sebagai area distribusi.
Hingga sekarang data ini belum berubah di laman Kew.
Kelemahan Informasi Biodiversitas
Saat
mempelajari link BIODIVERSITAS ISSN:
1412-033X Volume 23, Number 11, November 2022 E-ISSN: 2085-4722 yang isinya inventarisasi anggrek di Merauke yang
mana salah satunya terdapat anggrek Dendrobium bigibbum, keraguan yang
telah hadir sejak pertama kali itu tidak hilang.
Bukan sok tahu ya, tetapi karena admin sudah berkali-kali menulis artikel tentang Dendrobium bigibbum dan Dendrobium X superbiens sehingga hampir hafal informasi tentang keduanya. Dan tidak ada yang menyebut secara pasti Papua Indonesia merupakan daerah distribusi Dendrobium bigibbum.
Tetapi gpp kita ulas lagi karena siapa tahu ada informasi baru gitu ya.
Meskipun Biodiversitas merupakan laman saintis non-fiksi, tetapi banyak konten yang harus dilakukan cek-ricek dengan teliti. Jujurly, memang banyak kesalahan dan kekeliruan terhadap artikel-artikel yang diunggah di sana. Yeah karena memang pengupload bebas dari kalangan manapun, termasuk masyarakat. Karena itu g jarang akan kita temui kesalahan dan kekeliruan, baik dalam penulisannya maupun laporan penelitian/identifikasi/inventarisasi anggrek di habitat liarnya. Kevalidasiannya memang patut dipertanyakan, karena itu harus dilakukan pengecekan berulang.
Nah, tentang Dendrobium bigibbum yang dimuat pada laman ini, admin berikan 2 catatan merah yang penting.
- Foto Dendrobium bigibbum
Apakah foto diambil dari habitat aslinya ataukah comot dari link lain? Kita tahu Dendrobium bigibbum terdapat 4 varian, dan yang nampak dalam foto itu adalah Dendrobium bigibbum var. schroederianum (Rchb.f. ex W.Watson) Peter B.Adams, Malesian Orchid J. 17: 9 (2016) atau yang lebih dikenal sebagai Anggrek Larat yang selama ini hanya berada di Kepulauan Tanimbar.
Pertanyaannya:
Apakah ada kesalahan identifikasi?
Apakah ada kekeliruan pada foto spesimen?
Bila benar foto itu, apakah Anggrek Larat sudah terdampar di Merauke? Kalau iya, secara alami ataukah campur tangan manusia (dibawa ke sana dan dilepasliarkan?)
- Tidak ada informasi rinci tentang jumlah populasi dan juga keterangan per spesies pada artikel link tersebut. Jadi apabila muncul keraguan pada diri kita, yeah tidak mengherankan. Misalnya apabila disebutkan jumlah populasinya, maka kita bisa mengambil kesimpulan apakah Dendrobium bigibbum benar-benar ada di Merauke atau tidak.
- Secara umum, penelitian/eksplorasi, atau inventarisasi anggrek di habitat liar terbentur sedang masa berbunga atau tidak. Saat tidak berbunga, peneliti tidak bisa mengandalkan instingnya walaupun itu benar sekalipun karena penelitian saintis seperti ini harus bisa dipertanggungjawabkan kevalidanya. Bila temans pernah membaca artikel-artikel kami sebelumnya, insyaAllah akan paham apa yang kami maksudkan.
Orchids of New Guinea
Apabila menyangkut anggrek di Papua dan Australia, admin selalu menyempatkan diri untuk membuka link Orchids of New Guinea yang mana kekayaan anggreknya hampir identik dengan Papua karena berada dalam pulau yang sama. Tetapi nama New Guinea memang lebih terkenal di dunia dibanding Papua karena mempunyai lebih banyak jenis anggrek dibanding West Papua Indonesia. Tetapi memang tidak semua anggrek yang berada di New Guinea terdapat di Papua, atau pun sebaliknya. Oleh karena itu, meskipun berdiri pada satu pulau, tetapi karena keduanya berbeda negara, maka pengarsipan administrasi (botani, biologi, taksonomi)nya juga berbeda.
Dan laman ini menginformasikan bahwa sebaran Dendrobium bigibbum (mungkin yang dimaksud dalam var. bigibbum) di Papua meliputi Merauke Regency (memberikan catatan probably) dan Papua New Guinea (memberikan catatan probably Western and Gulf provinces, Central Province).
IOSPE
Menginformasikan sebaran Dendrobium bigibbum ada di Queensland Australia dan Papua serta New Guinea (?). Apakah IOSPE ‘mensyahkan’ Merauke sebagai new record dan ‘menolak’ New Guinea? Entahlah tidak ada keterangan apapun pada lamannya.
Simpulan
Menurut admin, selama Kew belum mensyahkan Papua, ya
kita ngikut saja. Atau kalau memang perlu dibuatkan 2 pernyataan yang berbeda
seperti artikel ini.
kekeliruan yang mencolok seksi Latouria ini disebut sebagai Dendrobium trilamellatum
Komentar
Posting Komentar