Raport Anggrek Triwulan I 2025

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

G banyak anggrek yang mekar ada triwulan pertama ini. Hanya beberapa spesies dan hibrid dengan jumlah kuntum minimalis. Kebanyakan juga bermasalah bunganya.

  • Ada yang abnormal
  • Ada yang mekarnya singkat dibanding masa normalnya
  • Dan lain-lain

Seperti cuaca buruk akhir-akhir ini berpengaruh pada kondisi kebun kami ya, walau kalau kita lihat di desa-desa banyak anggrek yang ngebyor (mekar ramai/kemruyuk).

Berikut daftarnya…

 

Coelogyne imbricata

Meski mekar 3 tangkai pada satu rumpun, tetapi satu tangkai telah bermasalah sejak awal. Pada pertengahan tangkai calon-calon knop sudah rusak/busuk. Setelah ditritmen hanya menyisakan < 20 calon knop. Saat mekar juga lebih singkat dan keburu layu.


 

Phalaenopsis amabilis

Relatif g ada masalah sih ya kecuali beberapa knop yang kering dan gagal bunga.

Tak ada foto arsipnya karena letaknya yang tinggi (5 m-an) yang tak dapat ditangkap dengan kamera HP biasa.

 

 

Liparis condylobulbon

Muncul 2 tangkai pada satu rumpun, tetapi keduanya relatif pendek. Sebelum ini pernah tangkainya memanjang normal.


 

Phalaenopsis Sogo Yukidian

Beberapa knop langsung terserang layu. Jadinya gagal meneruskan ke fase bunga.


 

Dendrobium Yaya Victoria

Meski ada 2 tangkai bunga tetapi total calon bunga hanya 6 kuntum. Itupun 4 terserang penyakit layu dan non-resupinate. Mekarnya hanya sehari hingga 2 hari saja. Hiks.

1 kuntum hanya mekar seminggu, sedangkan satu yang tersisa juga hanya 2 minggu. Jauh sekali dari interval masa mekar normalnya.


 

Cattlianthe Mantinii, Mantin 1894

Belum juga memanjang tangkai bunganya eh langsung busuk. Mungkin karena bulbnya yang miring sehingga air hujan yang tertampung g bisa mengering dengan cepat.

Alhamdulillah, calon bunga dari bulb selanjutnya bisa mekar dengan sempurna.

Tak ada fotonya ya karena waktu itu belum kepikiran tema/konsep tulisan artikel ini.

 

 

Dendrobium Larat

Hanya ada 2 calon bunga. Satu kuntum sudah mekar eh abnormal dengan tepian petal yang g mulus atau agak bergelombang dan tidak bisa mekar secara flat/sempurna. Plus non-resupinate juga. Hmm!!!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya