(3) x Doritaenopsis, Asal-Usul Gen Bunga Super Bulat
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bisa dikatakan hibrid
yang membawa gen Doritis hampir dipastikan bentuk bunganya bulat
(sekali), overlapping. Sedangkan Phalanopsis asli yang berbentuk bulat haruslah
dari keturunan Phalaenopsis amabilis Alliance murni yang entah sampai
level berapa baru bisa menghasilkan bentuk bunga bulat sempurna. Contoh bisa dilihat pada artikel pertama serial ini: https://bloganggrekinformatif.blogspot.com/2025/05/1-x-doritaenopsis-anggrek-bulan-super.html
Doritis, seperti kita ketahui, bunganya memang g begitu bulat ya. Sepal-petalnya ada jarak satu sama lain. Bahkan tepalnya membentang ke belakang (jeplak, Jawa). Sulit dibayangkan kalau keturunannya ternyata bisa berbentuk bulat sempurna. Itulah dia, bisa disimpulkan bahwa Doritis sebagai pembawa gen super bulat yang mana gen ini bersifat semidominan (ujung sepal-petal membulat) yang tidak diekspresikan pada spesies dirinya, tetapi muncul kepada keturunannya.
Berbeda dengan Phalaenopsis amabilis yang memang punya form bulat, walau g sempurna. Maksudnya masih ada jarak/spasi di antara lembar sepal-petalnya. Form super bulat akan tercipta bila persilangannya hanya pada subgenus Phalaenopsis seksi Phalaenopsis. Misalnya Phalaenopsis Sogo Yukidian.
Bagaimana dengan Phalaenopsis lainnya? Umumnya bentuknya seperti bintang. Jadi sulit melahirkan keturunan yang membulat sempurna, kecuali disilangkan dengan Phalaenopsis pulcherrima. Beberapa contoh dari persilangan ini ntar kita bahas pada sheet tersendiri, insyaAllah.
Oh ya walaupun resminya Phalaenopsis ya, tetapi supaya gampang menelusuri karakter dan jejak gen bulat, maka untuk selanjutnya admin tetap memakai nama x Doritaenopsis (Dtps.) terhadap persilangan intergenus. Artinya Phalaenopsis yang terdapat gen Doritis, untuk membedakannya dengan persilangan Phalaenopsis x Phalaenopsis yang karakter keturunannya tidak mempunyai bentuk bulat bahkan overlapping.
Anggrek dengan bunga bulat dianggap sebagai anggrek yang sempurna, g peduli apapun itu genusnya. Wah gak adil dong dengan genus yang mini-mini bunganya dan bentuknya aneh-aneh g ada bulat-bulatnya. Yeah mau gimana lagi karena standar anggrek bulat telah dirumuskan. Dan perumusnya juga bukan kaleng-kaleng, suhu anggrek semua. So, adil g adil ya harus kita terima yaaaa.
Tentang form super
bulat ini, setelah investigasi kecil-kecilan, ternyata tidak semua spesies
dalam genus Doritis membawa gen super bulat. Hanya Doritis
pulcherrima Lindl., Gen. Sp. Orchid. Pl.: 178 (1833) saja (synonym of Phalaenopsis pulcherrima). Dan memang spesies
satu inilah yang paling banyak dibudidayakan dalam genus Doritis.
Komentar
Posting Komentar