Perubahan Bentuk Bunga Dendrobium Indonesia Raya (1) - Normal Sebagai Anggrek Semi Keriting
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebagai anggrek hibrid, Dendrobium Indonesia Raya ternyata mengalami 2 perubahan pada bunganya, setidaknya begitulah yang terjadi pada plants yang ada di rumah.
Satu, perubahan yang normal dan pasti terjadi sebagai anggrek hibrid semi keriting interseksi
Dua, perubahan yang merupakan fenomena karena ketidakstabilan gen campuran. Perubahan ini jarang terjadi dan tidak semua anggrek hibrid mengalaminya. Bahkan pada ID yang sama pun belum tentu juga ada fenomena perubahan ini.
Begini penjelasannya.
Perubahan Normal dan Pasti
Sebagai anggrek hibrid interseksi yang bentuknya semi keriting, perubahan ini pasti terjadi. Normal. Justru kalau tidak berubah maka bisa dibilang anggrek yang ada pada kita anggrek abnormal.
Jadi seperti anggrek hibrid semi keriting lainnya, Dendrobium Indonesia Raya saat barusan mekar petalnya belum melintir, begitu juga sepalnya. Kaku. Bentuk bunga nyaseperti bintang.
Nah semakin hari seiring bertambahnya umur bunga, petal kian bergelombang, tetapi masih satu liukan.
Kemudian lekukan kian bertambah dan begitu juga panjang petalnya. Jumlah lekukan tergantung jenis hibrid semi keritingnya. Tetapi biasanya tidak akan sampai 3 lekukan karena punya gen bulat Phalaenanthe. Pada musim bunga kali ini, jumlah liukan petal Dendrobium Indonesia Raya ada 2,5.
Berikut kronologis perubahan bentuk bunga mulai dari knop hingga mekar paripurna.
Komentar
Posting Komentar