Dendrobium Kartini, Mekar dari 2 Bulb Lama
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sekarang bulan Juni, tepatnya tanggal 12 Juni 2025 dalam suasana yang sering hujan setiap harinya. Kata orang masuk musim kemarau basah, artinya bumi diguyur hujan setiap hari selama beberapa jam, setelah sebulan lebih dari akhir musim hujan dihantam kemarau.
Kalau sedang g turun hujan ya cuacanya mendung dengan suasana yang cocok untuk mager apalagi dengan suhu terendah 200 C, bahkan pernah berada pada angka 190 C membuat orang-orang pada malas keluar rumah. Memang sih saat matahari sedang terik suhu menjadi hangat bahkan agak panas, sekitar 300 C - tertinggi 340. Yeah maklum dataran rendah. Rata-rata interval suhu harian 22 – 300 C.
Dalam situasi dan kondisi seperti itu, Dendrobium Kartini kembali mekar. Berbeda dengan bunga perdana, kali ini inflorescens muncul dari bulb yang berbeda. Bulb yang sudah terlebih dahulu muncul (bulb lama) sebelum kemunculan bulb yang berbunga itu.
Kemarin, sekitar dua bulan lalu, tangkai bunga terpaksa dibuang karena plant sedang dalam progress penggantian media. Tangkai terpaksa dibuang karena khawatir energi terbagi dan membuat plant bermasalah, apalagi akar baru juga belum tumbuh (catatan: akar dipotong semua karena memang bermasalah). Alhamdulillah, g pake lama (sekitar 3 bulan) muncul lagi bunga dalam rumpun yang sama tetapi berbeda bulb.
Memang jumlahnya g sebanyak bunga perdana yang mencapai 9 kuntum. Kali ini masing-masing hanya 6 kuntum, tetapi karena mekar hampir berbarengan terlihat lebih banyak, alhamdulillah.
Komentar
Posting Komentar