Dendrobium secundum (4): Morfologi

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

Karakter

Spesies epifit alias anggrek alam epifit dengan pertumbuhan simpodial

Setengah teduh hingga terbuka dengan pencahayaan terang hingga sangat terang (sinar langsung) atau 2500 – 3500 footcandles

Temperature medium hingga hangat (580 F)

Tipe deciduodus/nobile, merontokkan daun sebelum memasuki musim berbunga

Tipe perbungaan racemose

Masih sebatas sebagai tanaman hias/Ornamental Flowers

 

Pseudobulb

Semi-terjumbai dengan panjangnya sekitar 50 – 70 cm (ada yang bilang mencapai 80 cm, bahkan 1 m), diameter 1,8 cm (cukup gemoy, karena biasanya g sampai bilangan itu, bahkan saat bulb menua diameter berkurang sangat besar). Orang luar biasa menyebutnya cane (seperti batang tebu)

Tegak (erect) atau sebagiannya terkulai/rebah (partially drooping) tetapi kokoh, silindris, meruncing/mengecil pada ujungnya

Bulb muda tampak segar hijau muda kekuningan, terkadang bersemburat keunguan/keme

rahan dibalut seludang daun bergaris-garis kuning samar. Sedangkan batang tua berkerut (beralur jelas), berwarna abu-abu atau kecoklatan

Satu pseudobulb mampu memunculkan beberapa tangkai bunga

 

Daun

Tipis tetapi bertekstur kuat, atau tidak mudah sobek

Lonjong (oblong) hingga lanset-lonjong, atau ligulate (berbentuk lidah)

Ujung daun terbelah atau bertakik sedikit (retuse).

Persisten (terus-menerus) berseling (opposite) berhadapan

Berlobus dua tidak sama di bagian ujung (atau memiliki urat daun sejajar dan membagi ujung daun menjadi dua bagian (cuping): satu sisi kecil dan satu sisi besar.

Jumlah puluhan helai yang tumbuh sepanjang umbi semu, berselang-seling dengan space yang agak lebar. Panjang 10-14 cm, lebar 3-5 cm. 


Tangkai Bunga

Panjang tangkai bunga sekitar 10 – 13 cm dengan bunga kecil-kecil tersusun sangat rapat ke arah atas bila kuntum mekar semua

Muncul dekat pucuk/ujung batang (buku paling atas)  yang telah gundul

Bunga

Permukaan bunga berlilin (waxy)/mengkilap

Panjang kuntum bunga 1,6 – 1,8 cm lebar 0,6 cm

Warna showy seperti merah terang, pink, ungu cerah, dan putih (alba/album) meskipun jarang. Labellum oranye, ada juga yang kuning.

Jumlah kuntum (bisa) mencapai 50 bunga pada tangkai bunga yang sama. Mekar tidak sempurna (semi terbuka)

Saat masih kuncup muncul ke segala arah. Kian lama seiring bertambahnya waktu, kuncup akan berputar ke atas (kuncup yang telah berada pada posisi atas tetap tidak bergerak), sehingga menampilkan deretan kuntum/kuncup bunga pada satu sisi (permukaan). Inilah yang mengilhami nama Anggrek Sikat Gigi.

Sedikit harum

Interval mekar 2 - 3 minggu

Kemunculan bunga umumnya akhir musim penghujan menuju musim panas (daerah tropis). Ada juga yang berpendapat perbedaan suhu yang besar (seperti Anggrek Merpati).

akar kecil-kecil, jumlah banyak dengan permukaan akar berwarna kecoklatan hingga coklat keunguan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya