Dendrobium secundum (5): Perawatan dan Perbanyakan

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hampir g ada tritmen khusus karena karakternya yang kuat, tahan panas, hampir bebas dari serangan hama dan penyakit. Tetapi ya tetap berlaku kerelatifan, artinya kondisi plant pada setiap kebun bisa saja berbeda-beda. Jadi, kembali ke karakter plant dan juga kondisi masing-masing kebun.  

Perawatan

Termasuk anggrek yang mudah dirawat sih sepertinya. Maksudnya, penulis jarang menemui keluhan dari penggemar anggrek.

Seperti anggrek lainnya, dan juga flora umumnya, Dendrobium secundum mempunyai dua periode, vegetatif dan generatif. Periode vegetatif, anggrek berfokus pada pertumbuhan akar, daun, dan batang/pseudobulb. Karena itu membutuhkan nutrisi yang mengandung unsur N (Nitrogen) yang tinggi. Karena itu penuhi faktor agroklimat seperti suhu, kelembaban, sinar/cahaya yang tinggi, dan sirkulasi udara dibarengi dengan penyiraman yang teratur. Boleh juga dilakukan pemupukan. Dan supaya pertumbuhannya bagus, hama dan penyakit perlu dijauhkan atau ditanggulangi.

Daily treatment ya seperti anggrek lainnya. Siram sesuai kebutuhan/kondisi lingkungan. Pemupukan ya suka-suka saja, yang penting rutinitas.

Singkatnya, Dendrobium secundum bukan termasuk anggrek rewel. Asal faktor agroklimat terpenuhi ya sudah, dia akan tumbuh dengan baik.

 

Hama & Penyakit

Termasuk anggrek yang jauh banget dari hama dan penyakit. Itu pengalaman di kebun penulis ya. Memang dibanding anggrek lain yang katanya juga termasuk bandel-bandel, anggrek Dendrobium secundum nyaris tanpa problem, kecuali mata tunas atau mata bunga yang mengering. Mungkin karena terlalu panas kali ya, karena penulis tinggal di dataran rendah yang panas. Saat ini mencoba untuk menggesernya ke tempat yang lebih teduh (part shade).

Tetapi kalau temans sangsi dan khawatir dengan serangan hama dan penyakit, ya bisa menyemprotkan secara berkala setiap 15 hari sekali campuran/larutan yang cocok sesuai jenis hamanya.

Bisa juga memakai obat organik yang dibuat sendiri, semacam larutan bawang merah, bawang putih, tembakau, dan lain-lain. Silahkan cari dan baca di grup-grup anggrek cara-cara merawat anggrek sesuai kondisi kebun masing-masing.

Tetapi mungkin kondisi di kebun berbeda-beda ya. Ada yang nyaris bebas dari hama, ada juga yang tidak. Ada link yang menulis sedikit tentang hama dari Dendrobium ini, seperti:

  • Siput-siput kecil
  • Siput tanpa cangkang
  • Kutu perisai
  • Serangan mites
  • Dan penyakit (busuk) yang disebabkan oleh fungi dan bakteri

Yeah mengatasinya sama saja dengan anggrek-anggrek kita yang lain. Sudah banyak tips-tips dan trik merawat anggrek di grup-grup anggrek atau youtube. Tinggal pilih yang sesuai saja.

 

Perbanyakan

  • Biji – alami maupun in vitro (botolan). Secara alami mungkin saja sulit untuk membentuk seedpod karena penulis belum pernah menjumpai ada temans atau link yang memuat foto seedpodnya.
  • Pembelahan rumpun (split)
  • Tunas anakan, dan/atau
  • Keiki

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya