Dendrobium secundum (7): Kasus Revisi dan Reklasifikasi

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dendrobium secundum (Blume) Lindl. ex Wall

Temans perawat anggrek. Ada yang tahukah makna atau BTS dari nama spesies di atas yang ditulis lengkap dengan 3 author tersebut?

Itu bukan satu nama taksonomi Dendrobium secundum dengan deskriptor 3 orang ya. Bukan seperti itu.

Awalnya penulis juga g ngeh yang dengan hal ini. Biasanya juga dilewati begitu saja. G dibahas. Namun semakin lama membaca (dan menuliskannya dalam suatu artikel tentang anggrek), lama kelamaan jadi tahu juga.

Tetapi saat menulis tentang Dendrobium secundum ini kesulitan memahami kata ‘ex.’ di situ. Apa ya artinya?

Nyari di internet, eh passwordnya g pas. Jadi g muncul keterangan atau informasi. Baru setelah diganti, alhamdulillah muncul juga pengertiannya ya.

Mau tahu apa makna atau informasi di balik nama: Dendrobium secundum (Blume) Lindl. ex Wall?

Yuk spill yaaa!

(Blume) atau lengkapnya Carl (Karl) Ludwig Blume adalah deskriptor pertama atas spesies ini. Melihat daftar sinonimnya (boleh dari link mana pun) Blume mendeskripsi spesies bernama binomial Pedilonum secundum yang terbit tahun 1825. Inilah asal muasal anggrek Dendrobium secundum.

Kemudian …

Lindley merevisi dan mereklasifikasi Pedilonum secundum Blume ke dalam genus Dendrobium. Namanya Dendrobium secundum. Lindley melakukan itu berdasarkan referensi, bahan, atau informasi dari Wall. Jadi Wall telah melakukan pengkajian (gampangnya kita sebut revisi aja ya) terlebih dahulu dibandingkan Lindl., tetapi saat itu belum sempurna, atau bisa juga tidak resmi (tidak diakui).

Memang menarik sih kalau kita meluangkan waktu mau membaca sinonim-sinonim dari suatu anggrek spesies karena kita akan tahu kronologis kejadian/peristiwa dari suatu anggrek mulai dari nama pertamanya, perubahan-perubahannya dan siapa-siapa author/deskriptor atau perevisinya, dan lain-lain.

 

Kasus Infraspesific

Sekarang, secara resmi, infraspesific memang sudah tidak ada. Dihapuskan. Adanya adalah spesies tunggal Dendrobium secundum. Tetapi secara kearsipan masih banyak yang menuliskan form atau varian dalam linknya.

Ada 4 form dan varian yang pernah diakui, yakni:

  • Dendrobium secundum (Blume) Lindley forma album Valmayor
  • Dendrobium secundum (Blume) Lindley var. bursigerum Ridley
  • Dendrobium secundum f. album Valmayor & D.Tiu, Philipp. Orchid Rev. A-V(3): 16 (1983), nom. illeg.
  • Dendrobium secundum var. album Sander, Sander's Orch. Guide: 75 (1901)
  • Dendrobium secundum var. niveum Reichenbach f., Gard. Chron., n.s., 17: 733 (1882)
  • Dendrobium secundum f. album Valmayor & D.Tiu
  • Dendrobium secundum var. urvillei

Dari sekian form/varian di atas yang menarik adalah kasus Dendrobium secundum var. urvillei.

Mari kita spill yaaa!

Dendrobium secundum var. urvillei Finet

Dipublikasikan di Bull. Soc. Bot. France 50: 380 (1903). Secara resmi telah ditransfer ke dalam Dendrobium smillieae F.Muell., Fragm. 6: 94 (1867).

Mengapa variety ini ditransfer? Apa alasannya?

Ya tentu saja setelah dikaji ulang mengenai ciri, karakter, morfologi dan mungkin juga tes DNA/gen, sistem kekerabatannya lebih dekat dengan Dendrobium smillieae.

Sayangnya, meski namanya sudah sangat jelas ya Dendrobium secundum var. urvillei Finet, tetapi informasinya di internet sangat minim. Penulis kesulitan mencari link-link referensi, baik itu arsip maupun foto contohnya.

Kalau data sudah pasti ada ya. Kew juga memasukkan ke daftar sinonim dari Dendrobium smillieae. Jadi g ada debat.

Tersulit adalah menemukan foto spesimen. Hanya ada satu link saja, orchidsofsumatra blogspot yang memuat tampangnya.

Berbeda jauh ya dengan Dendrobium smillieae?

Ya, kalau kita melihat perbedaannya pada masa sekarang ya sudah bisa dengan jelas melihat perbedaan morfologi antara Dendrobium secundum vs Dendrobium smillieae karena sudah tertata informasi datanya. Tetapi pada waktu lampau yang mana perkembangan teknologi belumlah sepesat sekarang sangat sulit untuk mengumpulkan berbagai data anggrek spesies sedunia dengan secara mandiri. Apa yang telah dideskripsikan di belahan dunia A, tidak/belum diketahui para ahli taksonomi, biologi, ataupun pemerhati anggrek yang berada pada belahan dunia B. Dan seterusnya. Selain itu juga waktu menjadi kendala karena pada waktu itu tidak secepat sekarang yang dalam hitungan detik sudah bisa tersebar ke seantero dunia.

Tentang Distribusi

Pada seri sebelumnya telah disajikan tentang daerah sebaran dari Dendrobium secundum, yang mana Kew tidak memasukkan Papua, Papua New Guinea dan Philippines. Mengapa ada beda?

1) Kemungkinan sumber referensinya tidak sama

2) Antar ahli berbeda pendapat. Tidak semuanya memiliki pengetahuan dan juga input yang sama.

3) Perubahan revisi dan reklasifikasi.

Nah ternyata kalau kita membaca distribusi dari Dendrobium smillieae hanya meliputi tiga wilayah, yakni New Guinea, Bismarck Archipelago, dan Queensland (North).

Dari daftar sebaran inilah kita jadi tahu alasan link referensi yang menyebutkan Papua dan New Guinea sebagai daerah distribusi dari Dendrobium secundum.

Dari distribusi inilah kita jadi tahu kalau foto Dendrobium secundum var. urvillei Finet tidaklah cocok dengan daerah sebarannya. Yeah, mungkin memang terjadi perbedaan persepsi saja sesuai 3 kategori perbedaan pendapat di atas. Blog https://orchidofsumatra.blogspot.com/ mengkhususkan konten tentang anggrek-anggrek yang berada di Sumatra saja (minimal ada di Sumatra). Jadi g cocok dengan kriteria dari Dendrobium secundum var. urvillei Finet, meskipun blog ini acuannya juga g main-main. Bukunya J.J. Smith kalau g salah. Atau mungkin Comber?

Singkatnya, Dendrobium secundum var. urvillei Finet, ada juga yang menyebutnya Dendrobium secundum var. secundum, satu atau bahkan dua variety ini bukanlah Dendrobium secundum seperti bayangan kita yang menyerupakannya seperti Anggrek Sikat Gigi, tetapi Dendrobium secundum yang berbeda segalanya, sehingga kemudian anggrek ini menempati kriteria yang layak baginya, Dendrobium smillieae.

 

Confuse Orchids

Hai temans, sudahkah membaca artikel-artikel dari blog ini seluruhnya?

Nah, pasti sudah familiar kan ya kalau ada satu tema tentang anggrek vs anggrek yang membahas tentang kasus anggrek yang mirip satu sama alain. Atau bisa juga penggemar anggrek yang kebingungan atas identitas anggrek yang semirip.

Nah, g nyangka sebelumnya juga ada ahli anggrek Jim Cootes dan Ronny Boos yang pernah menulis artikel tentang kasus anggrek yang saling mirip satu sama lain. Judul yang dipakai Confuse Orchids. Salah satunya membahas perbedaan anggrek yang serupa, yakni Dendrobium secundum vs Dendrobium bursigerum.

Tentang Dendrobium bursigerum memang masih terbagi dua pendapat ya. Ada yang berpendapat bagian dari spesies Dendrobium secundum, tetapi juga masih banyak ahli taksonomi terkenal yang memisahkan keduanya. Salah satunya adalah Kew.

Memang terhadap suatu revisi dan/atau reklasifikasi tidak serta-merta semuanya sepakat dan menyetujui perubahan baru ya. Ada yang masih bertahan dengan pendapatnya sendiri dan mempertahankan nomenklatur lama.

Nah tentang confuse orchids dari tulisan Cootes & Boos, admin membaginya menjadi 2 tema yang kebetulan rilet dengan beberapa konten.

Similar Orchids

Para ahli, dan juga pecinta anggrek spesies, banyak yang berpendapat kalau anggrek-anggrek berikut mempunyai kekerabatan yang dekat dengan Dendrobium secundum. Ya kalau hanya berkerabat saja sih g masalah ya karena memang sama-sama dalam seksi yang sama. Tetapi apakah anggrek-anggrek berikut membuat bingung para pecinta anggrek karena kemiripannya?

Entahlah! Jawaban yang tergantung persepsi masing-masing.

Tentang kemiripan yang sangat tinggi antar spesies, menurut Cootes dan Boos ‘cukup banyak spesies anggrek yang berkerabat dekat, tetapi masih cukup berbeda untuk dipandang sebagai spesies yang terpisah. Sangat disayangkan bahwa pandangan ini tampaknya tidak dianut oleh sebagian besar ahli botani dan taksonomi, yang tujuan utamanya adalah untuk "mengelompokkan" spesies yang serupa menjadi satu spesies yang sangat bervariasi dan didefinisikan secara luas. Menurut pendapat kami, jika perbedaan antara dua spesies bersifat konstan, maka itu saja sudah menjadi alasan yang cukup baik untuk menjadikannya sebagai spesies yang berbeda.

Memang untuk similar orchids ini umumnya tidak begitu membingungkan. Untuk waktu sekarang ya, yang mana kearsipan di internet sudah begitu lengkap dan detail, sehingga pecinta anggrek awam pun bisa dengan mudah membedakan antara anggrek satu dengan yang lainnya. Namun tidak pada waktu internet belum ada bahkan masih tahap perkenalan, sulit untuk membanding-bandingkan spesies satu dengan yang lainnya bila tanpa memiliki referensi buku atau pun plantnya.

Termasuk daftar di bawah ini yang semula memang sulit untuk dibedakan dengan Dendrobium secundum.

Dendrobium bullenianum (syn. Dendrobium topaziacum)

Dendrobium capituliflorum

Dendrobium goldschmidtianum (syn. Dendrobium miyakei)

Dendrobium purpureum

Dendrobium smillieae

 

Confuse Orchids

Antar spesies yang memang mempunyai kemiripan yang sangat tinggi, sehingga sulit untuk dibedakan, bahkan selevel ahli taksonomi sekalipun. Tentu saja bedanya, kebingungan para ahli akan menemukan solusinya dengan cepat, berbeda dengan pecinta anggrek umumnya yang sulit untuk memahami perbedaan-perbedaan antar spesies yang semirip satu sama lain.

Dari sekian banyak spesies, memang ada yang sering menimbulkan kebingungan karena kemiripannya satu dengan yang lain sangat tinggi. Ada 3 contoh (pasang) yang dibahas Cootes & Boos. Dua spesies di antaranya adalah :

Dendrobium bursigerum, ditemukan di Filipina. Bunganya tersusun secara radial pada tangkai perbungaan, yang berarti bunganya menghadap ke banyak arah, dan

Dendrobium secundum, tersebar luas dari Kepulauan Andaman, Myanmar (sebelumnya Burma), Thailand, Semenanjung Malaysia, Laos, Kampuchea (sebelumnya Kamboja), Vietnam, Singapura, Kepulauan Riau, Sumatra, Jawa, Krakatau, Flores, Kalimantan, dan Sulawesi (sebelumnya Celebes). Semua kuntum bunga menghadap ke satu arah.

Perbedaan lainnya, ukuran bunga Dendrobium bursigerum lebih kecil, kuntumnya tidak terbuka lebar, tetapi memiliki jumlah kuntum yang lebih banyak. Sedangkan bunga Dendrobium secundum ukurannya lebih besar dengan jumlah kuntum yang terbuka (mekar) jauh lebih banyak.

Walaupun dari ulasan Cootes & Boos di atas saja sudah mencukupi, rasanya g afdhol kalau penulis juga g ikut-ikutan sumbang ulasan wkwkw.

Yuk mari kita buktikan pendapat Jim Cootes dan Ronny Boos baik secara taksonomi maupun foto spesimen bunganya.

 

 

 

Dendrobium bursigerum

Dendrobium secundum

Nama Taksonomi

:

Dendrobium bursigerum Lindl.

Dendrobium secundum (Blume) Lindl. ex Wall

Publikasi

:

J. Proc. Linn. Soc., Bot. 3: 16 (1858)

Dendrobium bursigerum Lindley 1859

(pada zaman itu lumrah publikasi berbeda tahun, atau lebih dari 1x)

Numer. List: n.º 1996 (1829)

Infraspesific

:

-

alba/album,

Native Range

:

Philippines

Bangladesh sampai W. & C. Malesia

(Philippines, Papua dan New Guinea tidak didaftar)

Sinonim Genus I

:

Callista bursigera (Lindl.) Kuntze, Revis. Gen. Pl. 2: 654 (1891)

Callista secunda (Blume) O.Kuntze, Revis. Gen. Pl. 2: 653 (1891)

 

 

Tahun revisi dan reklasifikasi genusnya sama, 1891

Begitu juga dengan media publikasi

Perbedaan pada nomor halaman

Sinonim Genus II

:

Pedilonum bursigerum (Lindl.) Rauschert, Feddes Repert. 94: 458 (1983)

Pedilonum secundum Blume, Bijdr. Fl. Ned. Ind.: 320 (1825)

 

 

Kew tidak mengakui atau tidak memasukkan Pedilonum bursigerum (Lindl.), J. Proc. Linn. Soc., Bot. 3: 16 (1858) – direvisi oleh Rauschert 1983, ke dalam daftar sinonim Dendrobium secundum.

Pedilonum bursigerum (Lindl.) Rauschert, Feddes Repert. 94(7-8): 458 (1983)

Foto Bunga

:

 

 

Foto Tangkai Bunga

:

 

 

 

 

 

 

 

Dari revisi dan reklasifikasi di atas yang tidak hanya berpengaruh terhadap susunan taksonomi suatu spesies, tetapi juga mempengaruhi terhadap distribusinya. Karena itulah kita menjadi paham mengapa Kew dan yang sependapat tidak memasukkan Philippines dan New Guinea ke dalam area distribusi Dendrobium secundum karena tidak memasukkan Dendrobium bursigerum dan Dendrobium secundum var. urvillei. Inilah alasan adanya perbedaan penyebutan nama daerah distribusi antar link.

 

Stamp & Coin

Sebarannya memang termasuk relatif luas, g nyangka juga kalau anggrek dengan bunga kecil ini diabadikan ke dalam perangko oleh beberapa negara. Ada Indonesia, Laos, Brunei Darussalam. Baru tiga negara ini yang admin temukan perangkonya.

Dan ….

Yang menakjubkan, untuk pertama kalinya penulis baru tahu kalau ada koin berwarna! Wow keren, masyaAllah! Singapura yang membuatnya. Negara satu ini memang g pernah gagal membuat ‘sensasi’ yang memukau.

 



Alhamdulillah, selesai sudah artikel berseri A – Z Dendrobium secundum. Ntar kalau ada info-info menarik lagi ya kita tulis pada artikel berikutnya, insyaAllah!

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya