Mencoba Mencocokkan Genotipe – Fenotipe pada Dendrobium Pakarena
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pakarena adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan, tepatnya kalangan masyarakat/suku Bugis-Makassar. Tarian ini merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan.
Nama ini kemudian dipakai Carl Bundt atas salah satu hasil karyanya, Dendrobium Pakarena, yang didaftarkan pada tahun 1964.
Sayangnya, seperti biasanya, seperti anggrek jadul lainnya, g ada fotonya di internet. Sulit kan ya untuk mengimajinasi kira-kira bunganya kayak apa. Bahkan induknya, serta turunan (Immediate Offspring of Dendrobium Pakarena) g ada foto spesimennya. Tetua tingkat 2 (grandparents) ada juga yang g ada fotonya. Hmm jadi bertambah sulit untuk mengira-ira tampang bunga Dendrobium Pakarena.
Tetapi gpp, yuk kita coba mendeteksi untuk mencocokkan keselarasan antara genotipe vs fenotipe supaya bisa sedikit terurai kemisteriusannya. Keliru atau salah ya g masalah. Namanya juga prediksi kan ya. Apalagi dunia genetika itu juga rumit. Kalau kata beberapa breeder ‘kita sekedar nutul (maksudnya polinasi), sedangkan hasilnya terserah Allah’.
Jadi nanti kita akan coba melakukan pendekatan rekaan bentuk bunga Dendrobium Pakarena dari 2 sisi yang dijadikan patokan, genotipe vs fenotipe.
Genotipe merupakan prosentase gen moyang yang kita ambil dari OrchidRoots.
Sedangkan fenotipe diambilkan dari selembar perangko yang pernah diterbitkan dengan gambar Dendrobium Pakarena. So kira-kira nanti antara genotipe dan fenotipenya cocok g ya?
Genotipe
Induk: Dendrobium Simson × Dendrobium Lynn Takiguchi
Seed Grandparents: Dendrobium Tumphal (no image) x Dendrobium Louis Bleriot
Pollen Grandparents: Dendrobium Lady Hamilton (no image) x Dendrobium Louis Bleriot
Prosentase gen moyang yang kira-kira dimiliki Dendrobium Pakarena berdasarkan perhitungan di atas kertas adalah sebagai berikut:
- Dendrobium bigibbum var. superbum - 31.25%
- Dendrobium bigibbum var. schroederianum - 28.13%
- Dendrobium bigibbum - 18.75%
- Dendrobium discolor - 12.50%
- Dendrobium violaceoflavens - 6.25%
- Dendrobium taurinum - 3.13%
Total prosentase gen seksi Phalaenanthe 31,25 + 28,13 + 18,75% = 78,23%
Total prosentase gen seksi Spatulata = 100 – 78,23 = 21,77%
Dari perhitungan secara genetika ini, kita bisa memperkirakan munculnya Dendrobium Pakarena dengan peluangnya.
Peluang terbesar:
- Berbentuk bulat (round shape)
- Warna ungu (bisa gradasi lebih tua atau lebih muda)
- Plant relatif pendek (paling tinggi adalah 60 cm, itupun sangat jarang munculnya)
- Lips seperti sekop
Peluang terkecil:
- Bentuk intermediate (seperti bintang)
- Warna pink hingga ungu muda (gradasi light)
- Bentuk lip seperti sekop tetapi agak ramping/sempit
Peluang nyaris g mungkin:
- Bentuk ikal (ada moyang Dendrobium discolor)
- Warna di luar ungu dan gradasinya
- Bentuk lip bukan sekop
Fenotipe
Sulit menemukan foto spesimen Dendrobium Pakarena, kecuali yang telah diabadikan dalam selembar perangko. Seperti ini bentuknya:
| anggrek-ist blog |
Wah ternyata prediksi di atas campur-campur ya poinnya.
Warna ungu ada pada peluang terbesar, sedangkan bentuk intermedia ada pada peluang terkecil. Digabung.
Komentar
Posting Komentar