Trigonidium eggertonianum Mekar Kedua dengan 3 Cadangan Bunga
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Sekarang bulan Juni, tepatnya tanggal 12 Juni 2025 dalam suasana yang sering hujan setiap harinya. Kata orang masuk musim kemarau basah, artinya bumi diguyur hujan setiap hari selama beberapa jam, setelah sebulan lebih dari akhir musim hujan dihantam kemarau.
Kalau sedang g turun hujan ya cuacanya mendung dengan suasana yang cocok untuk mager apalagi dengan suhu terendah 200 C, bahkan pernah berada pada angka 190 C membuat orang-orang pada malas keluar rumah. Memang sih saat matahari sedang terik suhu menjadi hangat bahkan agak panas, sekitar 300 C - tertinggi 340. Yeah maklum dataran rendah. Rata-rata interval suhu harian 22 – 300 C.
Dalam situasi dan kondisi seperti itu, beberapa anggrek memperlihatkan keelokannya. G banyak memang karena plants di kebun sering bermasalah dan banyak yang masih berada dalam proses berprogress.
Di antara sedikit yang
mekar itu salah satunya adalah Trigonidium eggertonianum yang sudah mekar pada tanggal 9 Juni kemarin dan g pake
lama sudah layu pada tanggal 12. Hanya 4 hari. Kemunduran sih ya dibanding
mekar perdana bulan Oktober 2024. Tetapi masih bisa dimaafin ya karena ini
muncul dari bulb yang sama. Artinya bulb ini sudah memunculkan bunga 2x. Kita
lihat ke depannya apakah masih muncul tangkai bunga pada bulb yang sama. Atau
mungkin karena cuaca ekstrim sehingga bunga mekarnya tidak lama. Anggrek jenis
lain juga begitu, mekarnya juga tidak senormal biasanya.
Yang menggembirakan, dalam satu pot/rumpun muncul 3 tangkai bunga lainnya. 2 tangkai muncul hampir bersamaan, dan satu tangkai muncul akhir-akhir ini (masih relatif pendek). Ketiganya muncul pada bulb lama atau bulb dewasa yang belum pernah berbunga.
Komentar
Posting Komentar