Phalaenopsis Sukatani - Karya Breeder Muda Indonesia, Raynalta
اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama Sukatani mungkin g berarti apa-apa bagi kebanyakan orang.
Tetapi kalau disebut-sebut Band Sukatani? Wah ingatan orang akan tertuju beberapa waktu lalu tentang satu band dengan vokalis seorang guru wanita dengan genre rock.
Kalau sekedar itu mungkin juga dah biasa. Tetapi kalau konten lagunya kritik habis pada wereng coklat (pascok, atau nama sindiran dari polisi) nah itu jadi luar biasa dan mendadak viral saat itu.
Rupanya breeder dari Phalaenopsis Sukatani menginginkan publik tidak akan lupa terhadap satu bentuk perlawanan/sindiran berupa lagu kepada polisi yang saat kita/masyarakat butuh polisi harus bayar-bayar-bayar. Atau merupakan suatu bentuk dukungan dari breeder terhadap perjuangan Band Sukatani.
Terlepas dari background cerita dibalik nama anggrek bulan hibrid ini, Phalaenopsis Sukatani memang cantik meski ukurannya termasuk kecil-sedang. Diregister oleh Raynalta, 2025 dengan indukan Phalaenopsis Purple Martin x Phalaenopsis OX Golden Star.
Tampilan Phalaenopsis Purple Martin berwarna ungu kebiruan pekat dengan ukuran kecil, bentuk seperti bintang. Disilangkan dengan Phalaenopsis OX Golden Star berwarna kuning, bentuk bulat dengan ukuran yang relatif besar. Hasilnya Phalaenopsis Sukatani berwarna ungu muda dengan ukuran lebih besar sedikit dibanding Phalaenopsis Purple Martin.
Menilik sisi species ancestors, wajar kalau size bunga dari hibrid ini termasuk kecil karena ada Phalaenopsis pulcherrima yang gennya kuat pada ukuran kecil. Juga ukuran Phalaenopsis violacea g begitu besar. Jadinya memang paslah kalau ukuran Phalaenopsis Sukatani termasuk kecil-sedang.
Overall, berkaca pada foto spesimen kultivar yang sudah ada (foto: Erick Raynalta Fb), kesimpulan sementara dari bunga yang sudah mekar memiliki kombinasi kedua induk sama kuat.
Komentar
Posting Komentar