Siapa Pengupload Pertama Anggrek Hantu, Gastrodia bambu?

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Masih tentang Gastrodia bambu. Mumpung masih ada tema yang bisa ditulis. Apa itu? Tentang orang yang mempublikasikan anggrek Gastrodia bambu pertama kali.

Dialah Hendra Wardhana.

Seorang pemerhati anggrek spesies Indonesia yang suka keluar masuk hutan area Jawa Tengah untuk mendokumentasikan anggrek-anggrek di habitat alaminya dan kemudian mempublikasikannya pada platform Kompasiana. Mungkin dia g nyangka kalau dialah sebenarnya yang mempopulerkan Gastrodia bambu karena keliru menyematkan ID pada fotonya.

Hendra menemukan salah satu anggrek holomikotropik yang sejatinya merupakan spesies baru, tapi dia tidak tahu itu. Lokasinya pada salah satu spot hutan Tritis, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, DIY. Hutan Tritis merupakan bagian dari hutan Tragor dimana Destario menyebutnya sebagai salah satu spot temuan. Keduanya termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).

Saat memotret dan kemudian mempublikasikannya pada platform Kompasiana, Hendra memberikan label Gastrodia crispa. Mengapa? Ya kalau kita cek-ricek spesies-spesies genus Gastrodia yang terdapat di Jawa, kita akan tahu mengapa Hendra melabelinya dengan nama ini, karena semua spesies g ada yang mirip vibesnya!

Supaya lebih mudah kita pahami, baiklah kita sertakan daftar spesies Gastrodia yang ada di Jawa.

  1. Gastrodia abscondita J.J.Sm., Icon. Bogor.: t. 103 (1903); Govaerts et al. WCSP (2021). – W. Jawa. JAVA.
  2. Gastrodia bambu Metusala, Phytotaxa 317: 212 (2017); Govaerts et al. WCSP (2021). – Gastrodia khangii Aver., Taiwania 63: 204 (2018). – Demorchis khangii (Aver.) M.A.Clem. & D.L.Jones, Austral. Orchid Rev. 84(1): 39 (2019). – N. Vietnam, Jawa. JAVA.
  3. Gastrodia biruensis Dwitara, Fatih, Yudistira & Mustaqim, Telopea 29: 286 (2025). Endemic to Java: Mount Biru, Malang. JAVA.
  4. Gastrodia callosa J.J.Sm., Repert. Spec. Nov. Regni Veg. 29: 248 (1931); Govaerts et al. WCSP (2021). – SE. Taiwan, W. Jawa. JAVA.
  5. Gastrodia celebica Schltr., Repert. Spec. Nov. Regni Veg. 10: 6 (1911); Govaerts et al. WCSP (2021). – Sulawesi. SULAWESI.
  6. Gastrodia crassisepala L.O.Williams, Amer. Orchid Soc. Bull. 11: 211 (1942); Camara-Leret et al., Nat. 584 (2020); Govaerts et al. WCSP (2021). – W. New Guinea. PAPUA.
  7. Gastrodia crispa J.J.Sm., Bull. Jard. Bot. Buitenzorg, sér. 3, 3: 248 (1921); Govaerts et al. WCSP (2021). – W. Jawa. JAVA. Photos
  8. Gastrodia dewildeorum Schuit., Malesian Orchid J. 25: 88 (2021); POWO (2026). Endemic to Sumatera. SUMATRA.
  9. Gastrodia exilis Hook.f., Fl. Brit. India 6: 123 (1890); Govaerts et al. WCSP (2021). – Gastrodia siamensis Rolfe ex Downie, Bull. Misc. Inform. Kew 1925: 416 (1925). – Gastrodia hayatae Tuyama, J. Jap. Bot. 17: 580 (1941). – S. India, Assam to N. & E. Thailand, N. Sumatera. SUMATRA.
  10. Gastrodia javanica (Blume) Lindl., Gen. Sp. Orchid. Pl.: 384 (1840); Govaerts et al. WCSP (2021). – Epiphanes javanica Blume, Bijdr. Fl. Ned. Ind.: 421 (1825). – Gastrodia hasseltii Blume, Mus. Bot. 2: 175 (1856). – Gastrodia malayana Ridl., Mat. Fl. Malay. Penins. 1: 207 (1907). – Pen. Thailand to Malesia. SUMATRA, JAVA, KALIMANTAN, NUSA TENGGARA . Photos
  11. Gastrodia selabintanensis Tsukaya & A.Hidayat, Phytotaxa 273: 77 (2016); Govaerts et al. WCSP (2021). – Jawa. JAVA.
  12. Gastrodia spatulata (Carr) J.J.Wood, Orchids Mount Kinabalu 2: 355 (2011); POWO (2026). – Neoclemensia spathulata Carr, Gard. Bull. Straits Settlem. 8: 180 (1935). – Jawa, Borneo. JAVA, KALIMANTAN.
  13. Gastrodia verrucosa Blume, Mus. Bot. 2: 175 (1856); Govaerts et al. WCSP (2021). – SE. Thailand, Sumatera to Jawa. SUMATRA, JAVA.

Keterangan warna:

Gastrodia – area distribusi tidak sesuai dengan lokasi yang ditemukan oleh Hendra Wardana

Gastrodia – kemungkinan ID sebenarnya dari foto spesimen Hendra Wardana

Gastrodia – tidak berada di Jawa

Mari kita cek satu-persatu spesies yang berwarna hijau.

Berdasarkan tahun deskripsi, sebenarnya ada beberapa yang sudah gugur. Tapi supaya info ini lebih valid, baiklah kita cek satu persatu.

Gastrodia bambu Metusala

Gastrodia javanica (Blume) Lindl.

Gastrodia selabintanensis Tsukaya & A.Hidayat

Gastrodia spatulata (Carr) J.J.Wood – sulit menemukan foto spesimennya. Tetapi berdasar gambar sketsa/drawing, lidahnya berbeda. Selain itu Kew mengemukakan kalau keberadaan anggrek ini di alamnya ada di Jawa Barat, bukan Jawa Tengah. Gastrodia spatulata memiliki kemiripan dengan Gastrodia gunatillekeorum yang ternyata mempunyai penampakan bunga yang berbeda jauh dengan foto spesimen Hendra Wardana. Alhamdulillah, jadi terpecahkan masalahnya.

Gastrodia verrucosa Blume

Dari cek-ricek foto-foto spesimen dalam daftar, tidak mengherankan kalau Hendra Wardana menyematkan ID Gastrodia crispa yang memang paling mirip penampakannya di antara yang lain.

So, tinggal satu nama yang tersisa, Gastrodia bambu yang dideskripsikan oleh Destario dan Jatna, serta dipublikasikan pada bulan Agustus 2017. Selang setahun setelah publikasi pertama foto spesimen oleh Hendra.

Entah siapapun yang awal menemukan, yang jelas Hendra sebagai first uploader dan Destario sebagai deskriptor. Maka, artikel ini sekaligus merupakan ralat dari ID pada postingan Hendra Wardhana.

Foto: Hendra Wardhana - Kompasiana 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya