Kontroversi Dendrobium verninha : 2) Benarkah ID Aslinya Dendrobium devosianum J.J.Smith.?

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Benarkah ID Dendrobium devosianum J.J.Smith. cocok untuk anggrek Merauke ini?

Bisa benar. Bisa juga tidak.

Banyak keraguan yang muncul terhadap ID ini, seperti komentar-komentar berikut.

‘Dendrobium ini sampe sekarang masih jadi misteri. Gak tahu kayak apa sih wujudnya.
Dipasar, byk beredar jenis ini. Tapi masalahnya bunganya sama dg d. verninha yg merupakan natural hybrid.
Di buku The Dendrobiums, Howard Page Wood, ada photonya. Tapi beda dg yg sudah di deskripsikan oleh JJ. Smith. Dan pastinya beda juga dg d. Verninha.
Di internet gak ada juga literature yg valid.’

Devo nge pink pohon lebih bongsor lebih tinggi

devosianum natural hybrid nya

Verninha hybrid hasil silangan :

Dendrobium Verninha (1961) McAdam RHS (registered)

Dendrobium discolor × Dendrobium antennatum

Devosianum = x-verninha?

devosianum spesies dan yg natural hybrid itu devasianum, setau saya

Devosianum bunganya wangi khas bunga' Sp (IOSPE g nyatet wanginya)

Cek buku lawland orchid.. keduanya sama...natural hibdrid disco x atenatum.

Yg beda itu dendro denisonianun

Link Orchids of New Guinea juga memberikan catatan khusus:

J.J. Smith mendasarkan deskripsinya tentang Dendrobium devosianum J.J.Sm. pada dua spesimen yang dibudidayakan yang mungkin berasal dari Nugini Belanda (sekarang Papua). Tidak ada informasi lebih lanjut tentang asal-usulnya maupun habitat tempat spesimen tersebut dikumpulkan. Oleh karena itu, kemungkinan bahwa Dendrobium devosianum berasal dari hibrida tidak dapat dikesampingkan.

Tetapi bagaimana pun kita juga harus punya pijakan spesimen untuk Dendrobium devosianum ini. Admin memilih foto yang berasal dari Orchids of New Guinea meskipun ada catatan seperti di atas. Apalagi Kew Group juga sudah menerimanya sebagai spesies dari seksi Spatulata. (mungkin ada yang punya bulletin Kew bisa dong komen, plis)

 

dari: Orchids of New Guinea

Nah, kesimpulan dari berbagai pendapat (plus penilaian subyektif admin), anggrek yang berasal dari Merauke itu bukanlah Dendrobium devosianum J.J.Smith.

Mengapa?

Ini alasannya:

  • Spesimen I yang ditemukan di Papua New Guinea, tidak menyebut sama sekali Dendrobium devosianum J.J.Smith. Deskriptor bahkan mengklaim natural hybrid.
  • Spesimen II yang ditemukan di Queensland, juga tidak menyebut sama sekali Dendrobium devosianum J.J.Smith. Deskriptor mengklaim sebagai natural hybrid, tetapi dengan peran induk yang berbeda dengan spesimen I.
  • Spesimen III yang ditemukan di Merauke itu sama dengan spesimen I dan spesimen II, meski Kew dan ahli takso lain tidak memasukkannya ke dalam publikasi mereka.

Walaupun argumen ini sudah bisa dipakai untuk mematahkan asumsi ‘Dendrobium devosianum J.J.Smith. merupakan natural hybrid, Dendrobium verninha (Verninha) merupakan versi hibrid buatan (budidaya)’,  tapi supaya lebih gamblang baiklah kita akan sertakan argumentasi lainnya mumpung referensinya juga ada.

Pertama,

Para ahli dan link2 anggrek tidak ada yang menyebut Dendrobium devosianum J.J.Smith. sebagai hibrid (alami). Memang ada beberapa natural hybrid yang sudah di’spesies’kan (dianggap sebagai spesies) seperti Dendrobium superbien, tetapi biasanya masih ada informasi sebagai hibrid alam. Sedangkan Dendrobium devosianum J.J.Smith., belum pernah menemukan yang menyebutnya sebagai hibrid alami. Apakah admin ada yang terlewat?

Kedua,

Dendrobium devosianum J.J.Smith. hanya ada di Merauke (endemik), padahal Dendrobium verninha juga ditemukan di Papua New Guinea serta Queensland - Australia. Berarti g valid dong kan arsip dari Dendrobium devosianum J.J.Smith.? Jadinya namanya gugur sebagai nama asli dari Dendrobium verninha.

Ketiga,

Dari beberapa pendapat teman-teman anggrek mengatakan Dendrobium devosianum J.J.Smith. itu beda dengan Dendrobium verninha pada lidah. Dan beberapa ciri tipis yang berbeda lainnya.

Keempat,

Peter O’Bryan telah memberi penjelasan mengenai Dendrobium devosianum seperti yang diuraikan oleh J.J.Smith di bukunya Phillip Cribb. Entah antara deskripsi dan foto spesimen ada kesesuaian atau tidak, setidaknya deskripsinya bisa dirujuk dengan jelas.

Jadi apapun pendapat tentang Dendrobium devosianum J.J.Smith. vs Dendrobium verninha di luar pendapat di atas, jadinya gugur atau ditolak. Apalagi spesies ini sudah dipublikasikan, bahkan 2x.:


  • Fedde, Repert. 36:113 (1934), dan
  • Bull. Jard. Bot. Buit. III, 14:164 (1937)

Mengingat tahunnya yang sudah lama banget (hampir seabad) rasanya secara logika sulit untuk diterima apabila hingga kini informasi dan plantnya masih kontradiksi. Tapi kalau patokan kita adalah status taksonominya, maka sudah jelas Dendrobium devosianum merupakan spesies dari seksi Spatulata.

Wallahua’lam bishshowwab!

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya