Kontroversi Dendrobium verninha : 5) Dendrobium antennatum Lindl.

اَلسَّلَامُ عَلَيكُم وَ رَحمَةُاﷲِ وَ بَرَكَاتُه

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kita lanjut bahas dikit beberapa nama yang pernah muncul saat dipublikasi anggrek dari Merauke.

Dendrobium antennatum Lindl.

Walaupun beberapa ahli sudah bilang anggrek natural hybrid, tapi tetap saja ada yang menawarkan nama lain. Salah satunya Dendrobium antennatum.

Apakah memang mirip? Kelihatannya sih tidak, meski anggrek spesies ini merupakan salah satu induk.

Memang ada yang bilang mirip ya terduga Dendrobium verninha pada kemiripan bentuk dasar bunganya yang berwarna dasar putih keunguan. Petal melintir berwarna hijau kecoklatan di ujungnya, sepal lateral dan dorsal menggulung warna putih keunguan. Tetapi bukankah ciri khas pembeda antar spesies ada pada lidahnya? Sedangkan labelum dari  Dendrobium verninha jelas sekali merupakan perpaduan Dendrobium antennatum x Dendrobium discolor. Aromanya wangi lembut.

Penganut yang lebih contong kepada Dendrobium antennatum daripada Dendrobium devosianum J.J.Sm. karena ukurannya yang lebih kecil, padahal bunga Dendrobium antennatum Lindl. dalam warna bunga, kelopak yang agak melebar, dan bentuk bibir yang menyerupai Dendrobium verninha.

 

Dendrobium denisonianum

Bila kita lakukan ricek, karakter dan morfologi dari Dendrobium denisonianum tuh sangat jauh berbeda, baik dengan Dendrobium devosianum, Dendrobium antennatum, maupun Dendrobium verninha.

Seksinya juga beda. Besar kemungkinan orang salah mengingat nama aja, Dendrobium devosianum dikira Dendrobium denisonianum karena kemiripan nama dan membuat orang mudah keliru.

 

Dendrobium antennatum ‘colour’

Menurut buku Spatulata (referensi tidak menyebutkan judul dan pengarangnya), anggrek Merauke atau yang lebih dikenal Dendrobium verninha juga (pernah) disebut sebagai 'Dendrobium sp. aff. Dendrobium antennatum', yang merupakan natural hybrid.

Kuat dugaan tambahan nama ‘colour’ digunakan untuk membedakannya dengan Dendrobium antennatum spesies.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keiki, Apa Itu?

Status Sebaran Endemik dan Non-Endemik, Apa Standarnya?

Subtribe Eriinae: Genus Aeridostachya